Tampilkan postingan dengan label puisi ceria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi ceria. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Walau Galau

matahari pagi terbit
Matahari Pagi Terbit

Tetaplah Langkahkan kaki
walau galau gerus hati
ambil senyum yang tersimpan
saat engkau sisihkan
ketika benderang berlebih

dan tetaplah melangkah
mengayun hampiri harapan
mendayung ke tepi impian

simpan juga sedikit galau ini
ketika benderang berlebih
agar diri tak tersilaukan


_______________________
     puisi rasa

Puisi Lainnya :

Sabtu, 24 Desember 2011

Puisi Untukku

Seperti di aliran sungai,,,
gerimis terucap
di rintik jatuhnya air
digenggong oleh sekelumit riak

ada lingkar-lingkar kecil
sebagai anak gelombang
tak ada yang terbang di atasnya
tak ada juga yang berenang di dalamnya

rumput-rumput penguat tanggul
berbulir bola air di pangkal hingga ujung
terpetik bulir menetes bersama grimis

,,, ah, tidakkah ini,,,
terdengar sebagai sekedar kumpulan kata
terhimpun untuk tak sekedar menghibur :)

Dalam puisi aku terhibur :)

_______________________
     puisi rasa  - puisi alam

Puisi Lainnya :

Jumat, 16 Desember 2011

Sesaat di Senja yang Sesaat

berhembus pelan angin senja
merapikan pikiran
menepis keruh
hingga menipis di seluruh

senja yang dingin
sebagai perhentian sesaat
untuk kembali ke sesuatu
yang disebut kancah

jauh dulu dari angka-angka
dari penjumlahan dalam perhitungan
dekatkan diri sebentar pada kata-kata
mencari kelegaan untuk jiwa sentuhan

sesaat di senja yang sesaat
kupinjam sebentar dunia kanak-kanak :)



_______________________

Puisi Lainnya :

Selasa, 29 November 2011

Kusimpan Dalam Bahasa

Gerakanmu
keceriaan mengikuti
senyumanmu
ketulusan mendahului

tertabur bunga-bunga
yang tak terlihat
ditingkahi senandung
di cuaca ia melekat

aku meminta pada bahasa
pada kata juga pada tulisan

simpanlah ini
karena aku masih tak memahami

_______________________

Puisi Lainnya :

Senin, 06 Juni 2011

Seperti Air

Angin senja tadi,,,
betapa sungguh seperti air :)
berkucuran membasuh wajah
mendingin-segarkan apa yang diterpa

sungguh seperti air,,,
bergemericik digerak dedaunan
dan beriak-riak disela rerantingan

Betapa seperti air,,,
menghanyutkan jauh matari
menjadikan senja lebih temaram

betapa laksana air,,
meski tak dapat kulihat buihnya :)



_______________________


Puisi Lainnya :

Kamis, 28 April 2011

Termaafkan :)

Termaafkan...
ketidakpedulian diperlihatkan
sebagai kepura-puraan... :)

dan setiap sesuatu bagimu
yang memantulkan bayangan
mendadak menjadi cermin :)
berhias kecil dan rapikan diri :)

Termaafkan...
berkepak seperti kupu-kupu
setelah ulat setelah kepompong :)

_______________________
     puisi ceria

Puisi Lainnya :

Rabu, 06 April 2011

Bulan Sabit

Keluarlah sebentar
atau bukalah jendela sedikit
bulan malam ini menyerupai sabit

bentuknya sebagai penanda
bantu kita menghitung waktu
dan dilengkungannya...
aku bayangkan kita bermain
berluncuran habiskan waktu :)

jangan kecewa sinarnya yg temaram
masih dapat kulihat ...
binar matamu dalam senyum :)


_______________________

Puisi Lainnya :

Rabu, 26 Januari 2011

Perpanjanglah Detik

Kecantikan ini tidak lahir sendiri
ada senyum selembut pipi
ada malu semerah jambu
dan riangnya jiwa bermain di mata

Ya Tuhan...
perpanjanglah detik
perlambatlah menit
sebab kami akan banyak bercerita :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Minggu, 26 Desember 2010

Kemeriahan Ini..

Bulan Desember malam hari
kupinjam sebagian langit sebentar
untuk kuperlihatkan tak sekedar
satu kemeriahan
bagi mereka yang memandang

kembang berupa api
bertebaran, berwarna-berwarni
berguguran...

Kupinjam juga udara sebentar
tempat bagi gaduh dan gelegar

ah... karena tak sabar
disegerakan kemeriahan tahun baru :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Selasa, 21 Desember 2010

Saat Hujan

Aku suka saat hujan

pandangi langit
biarkan air berpanah-panah
menghujam terpai wajah
perihnya menyenangkan :)

harum tanah
dan aroma rerumputan
terhirup hangatkan rongga dada

menyenangkan saat hujan :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Sabtu, 18 Desember 2010

Hatiku dilanda

Sesuatu melanda hati
tanganku ringan
kakiku lebih ringan lagi

aku seperti berada di ruang
yang pohon cemara adalah dindingnya
lalu jika kusentuh awan
ia berubah jadi kupu-kupu,
terbang di langit
yang ternyata adalah sutera biru

ahh.. :)

_______________________

Puisi Lainnya :