Tampilkan postingan dengan label puisi perpisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi perpisahan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2012

Berguguran

Berguguran,,,
dan berguguran
tidak hanya kelopak bunga-bunga
namun juga airmata,,,
dari kelopak yang menyendu
basahi pipimu tanpa semu

engkau simpan atau pun termusnah
kisah ini tetap indah
dan kisah yang kehilangan tokoh
tak akan cari tokoh lain

Berguguran,,,
dan berguguran
jatuh lepas melayang
menyapa cerita yang akan tumbuh

cerita lain yang akan bertumbuh,,,

_______________________

Puisi Lainnya :

Sabtu, 14 Januari 2012

Cacian

Udara hitam berlumpur
berbenih sesuatu
yang dibesarkan waktu
berakar dari punggung

tak ada kebenaran
yang ingin dicari
hanya kebenaran
tentang diri sendiri

berasal dari cacian,,,,
yang kelupaskan jati diri :(


_______________________

Puisi Lainnya :

Jumat, 21 Januari 2011

Keasingan Kedua

Tak lagi kita sejalan
ada persimpangan
sebagai pemisah

terlepaslah tangan
yang selalu tergenggam
tiada bisa lagi kita
berbagi dalam pikiran,
satu dalam tawa
satu tundukan kepala

udara di atas kita...
telah berbeda warna
dan berbeda kecepatan

Tidaklah aku tahu, ternyata....
ada keasingan setelah keakraban,
setelah keasingan pertama


_______________________

Puisi Lainnya :

Sabtu, 25 Desember 2010

Perpisahan

Udara pucat lalu beku
dinding pun berubah warna
semua-semua itu
berebut ingin menjadi saksi

perpisahan hanya untuk mereka
yang saling mengenal
dan saat terucap, terdengar hati
bergetar semua apa yang ada di wajah

dia pergi membawa cerita

_______________________

Puisi Lainnya :

Selasa, 14 Desember 2010

Di Ujung Tepian Selatan

Bukankah telah kita petualangi
sudut-sudut kota ini
jejakmu basah,,,
dan akan selalu kubuat basah

di ujung tepian selatan ada cerita:
tentang tikungan yang berpasir
tentang saat aku menunggumu
di meja berbambu

tentang pantai
yang pada bayangan pohonnya
kita meminjam teduh

Tentang ujung di tepian selatan,,,

_______________________


Puisi Lainnya :

Minggu, 12 Desember 2010

Si Riak Kecil


Ada seseorang dalam masaku
yang karena mengenalnya
aku syukuri aku hidup

tenang seperti danau
dan titik air matanya
sebagai riak kecil
aku berlebihan
karena kekaguman

Ya Tuhan, kasihilah dia
sebab...
tak dapat aku kasihi dia lagi

_______________________

Puisi Lainnya :