Tampilkan postingan dengan label puisi melayangnya hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi melayangnya hati. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Seperti Air

Angin senja tadi,,,
betapa sungguh seperti air :)
berkucuran membasuh wajah
mendingin-segarkan apa yang diterpa

sungguh seperti air,,,
bergemericik digerak dedaunan
dan beriak-riak disela rerantingan

Betapa seperti air,,,
menghanyutkan jauh matari
menjadikan senja lebih temaram

betapa laksana air,,
meski tak dapat kulihat buihnya :)



_______________________


Puisi Lainnya :

Rabu, 23 Maret 2011

Setara Detik

Untuk lepas rindu
kuambil jarak yang panjang
sign out semua akun
tak ada lagi kita di sana
tak ada lagi pertemuan yang tertulis

sesaknya jalanan
hanya di permukaan saja
di dalam jiwa
aku melaju cepat
seperti mengejar dua kilat
dan mendahului dua puluh ribu kilat :)

kusiapkan kata-kata dalam kalimat
kususun juga kalimat dalam cerita
sebab, nanti, menit akan setara detik :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Minggu, 06 Maret 2011

Berpakaian Gerimis

Air diturunkan sebagai hujan
sebagi anugerah
sebagai nafas untuk bumi
sebagai bukan penghalang
untukku
untuk menemuimu

kubelah panah-panah air
kubela kerinduan tanpa syair
lihatlah
kutemui dikau sebagai....
anak lelaki berpakaian gerimis :)


_______________________

Puisi Lainnya :

Selasa, 15 Februari 2011

Berwajahkan Dikau

Akan aku lepaskan dari hati
dari lidah, berupa kata :
setelah perpisahan itu
(di mataku)
seluruh gadis berwajahkan dikau

tak sama di rambut
berbeda di kening
tapi berwajahkan dikau

kini aku didekati
dan aku juga mendekati
seorang gadis berwajahkan dikau

_______________________

Puisi Lainnya :

Rabu, 26 Januari 2011

Perpanjanglah Detik

Kecantikan ini tidak lahir sendiri
ada senyum selembut pipi
ada malu semerah jambu
dan riangnya jiwa bermain di mata

Ya Tuhan...
perpanjanglah detik
perlambatlah menit
sebab kami akan banyak bercerita :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Kamis, 30 Desember 2010

Seindah Rembulan

Pernah aku melihat
dan sungguh begitu singkat
anak gadis berwajah rembulan

cantik lembut
dan ada cahaya
benar-benar ada cahaya
berkerudung sebagai tanda
ucapan terimaksih kepada Pencipta

dan hadiahnya:
wajah seindah rembulan...


_______________________

Puisi Lainnya :

Sabtu, 18 Desember 2010

Hatiku dilanda

Sesuatu melanda hati
tanganku ringan
kakiku lebih ringan lagi

aku seperti berada di ruang
yang pohon cemara adalah dindingnya
lalu jika kusentuh awan
ia berubah jadi kupu-kupu,
terbang di langit
yang ternyata adalah sutera biru

ahh.. :)

_______________________

Puisi Lainnya :

Jumat, 17 Desember 2010

Satu Titik Berupa Sebuah Wajah

Pernah dianugrahkan pada mataku
memandang bumi dari ketinggian

terlihat gunung terlihat juga kawahnya
sungai meliuk mencari deburan ombak
berliku demi berbagi kehidupan

lalu terlihat olehku
satu titik dari ribuan titik
dari bentuk sebuah wajah
seraut wajah dari kekasihku,,,

putri bumi yang aku sayang :)

_______________________

Puisi Lainnya :