Kamis, 07 April 2011

Di Dulu Yang Keempat

Kulekas ambil kamera
abadikan setiap sudut kota
perubahan sungguh terlalu cepat
berganti bersilihan

di apartemen yg sekarang
dulu pertama sebelum ini adalah toko
dulu kedua adalah warung kecil
dulu ketiga adalah rumah tinggal
dulu keempat adalah lahan hijau

kau pijaki rerumputan di sana
menungguku, putih di antara yang hijau
dan perjalanan menjadi  terasa singkat
begitu lambat kita dalam memahami...
keajaiban detak-detak jantung

di dulu yang keempat.....


_______________________

Puisi Lainnya :

Random Post --------------------------------

9 komentar:

Obat Sakit 2011 mengatakan... Reply Comment

aku suka mas blog yang selalu memperhatikan update postingannya.
Lumayan untuk baca2 pada saat blogwalking.

lama kelamaan lahannya ini semakin sirna saja bangunannya.
berarti kemunduran donk gan.
Sekarang hanya menjadi lahan yang ditumbuhi rumput hijau saja.

Semoga akan semakin baik saja gan ya
Dengan tempat yang baru meskipun dulu

muis mengatakan... Reply Comment

@ obat sakit 2011
dulu pertama adalah toko sebelum apartemnt itu dulu kedua warung kecil sebelum toko itu... maksudnya hitungan mundur gan :)biar mudah menghitungnya he.. makasi atas komentarnya

aneh unik gokil mengatakan... Reply Comment

wajah jakarta masa kini, apartemen, gedung2 bertingkat, mall, dll bertebaran

lahan hijau yg dulu bertebaran kini sudah sangat sulit dicari...

salam kenal sob :)

EkspresiJiwa mengatakan... Reply Comment

Malam telah menghantarkan aku di sini, hamparan maya hijau, kata-kata jiwa terukir dengan indah..salam..;)

Obat Sakit 2011 mengatakan... Reply Comment

owh..begitu ya jelasnya.
ya sori gan habisnya puisi ya bisa bermakna luas gan

Anisayu mengatakan... Reply Comment

Ketika aku kesini
Terasa damai
Disugui warna hijau semi
Segarkan hati ini

Puisi yg buagus sahabatku....

muis mengatakan... Reply Comment

@ aneh unik gokil
salam kenal juga sob :) terimakasih telah berkomentar
@ obat sakit 2011
he... iya tulisannya telah direvisi
@ anisayu
makasi ya sahabtku... :)

a'bang 3 mengatakan... Reply Comment

semakin lama warna hijau akan punah dengan sendirinya...
sesuai dengan kondisi saat ini,
keren :D

muis mengatakan... Reply Comment

@ a'bang 3
bener sob, wajah kota harus segera didokumentasikan :) makasi atas komentarnya..

Posting Komentar

--------------------------------------------------------------
Hamparan kata | dalam puisi dan cerita
Kirim Puisi | Puisi Renungan | Puisi Rasa Hati | Puisi Cinta |
Kata Bijak | Kisah Hikmah | Info Menulis | Tutorial Menulis |
--------------------------------------------------------------